• Pantai Balekambang
  • Pantai-Dreamland
  • Pantai-Batu-Bengkung
  • Pantai-Tiga-Warna
  • Pantai-Licin
  • Pantai-Watu-Leter
  • Pantai-Kondang-Merak
  • Pantai-Segara
  • Pantai-Gatra
  • Pantai-Atuh-Nusa-Penida

Libert Ediaman Sidabutar KETUA UMUM ISTANA RAYA NUSANTARA Mengucapkan : RASA BELASUNGKAWA DAN TURUT BERDUKA CITA SEDALAM-DALAMNYA TERHADAP PARA KORBAN SERANGAN TEROR BOM TERORIS DI TIGA GEREJA SURABAYA JAWA TIMUR MINGGU 13 MEI 2018, MENDUKUNG KEBEBASAN PELAKSANAAN IBADAH SEMUA AGAMA DAN KEPERCAYAAN DI INDONESIA, MENGAJAK SELURUH UMAT BERAGAMA UNTUK TETAP BERSATU DAN TIDAK TERPANCING UPAYA ADU DOMBA ANTAR AGAMA, MARI KITA BERSATU UNTUK MENGUTUK KERAS DAN MENOLAK AKSI TERORISME DAN MENJAGA SOLIDITAS TOLERANSI DAN KERUKUNAN UMAT BERAGAMA DI SELURUH INDONESIA ; Letjen TNI Purn Cornel Simbolon, M.Sc., Ketua Pembina ISTANA RAYA NUSANTARA Mengucapkan : RASA BELASUNGKAWA DAN TURUT BERDUKA CITA SEDALAM-DALAMNYA TERHADAP PARA KORBAN SERANGAN TEROR BOM TERORIS DI TIGA GEREJA SURABAYA JAWA TIMUR MINGGU 13 MEI 2018 , MENDUKUNG KEBEBASAN PELAKSANAAN IBADAH SEMUA AGAMA DAN KEPERCAYAAN DI INDONESIA, MENGAJAK SELURUH UMAT BERAGAMA UNTUK TETAP BERSATU DAN TIDAK TERPANCING UPAYA ADU DOMBA ANTAR AGAMA, MARI KITA BERSATU UNTUK MENGUTUK KERAS DAN MENOLAK AKSI TERORISME DAN MENJAGA SOLIDITAS TOLERANSI DAN KERUKUNAN UMAT BERAGAMA DI SELURUH INDONESIA ; DEWAN REDAKSI Media Umum Nasional Newstfi.com "Tuntaskan Fakta Indonesia" Mengucapkan : RASA BELASUNGKAWA DAN TURUT BERDUKA CITA SEDALAM-DALAMNYA TERHADAP PARA KORBAN SERANGAN TEROR BOM TERORIS DI TIGA GEREJA SURABAYA JAWA TIMUR MINGGU 13 MEI 2018 , MENDUKUNG KEBEBASAN PELAKSANAAN IBADAH SEMUA AGAMA DAN KEPERCAYAAN DI INDONESIA, MENGAJAK SELURUH UMAT BERAGAMA UNTUK TETAP BERSATU DAN TIDAK TERPANCING UPAYA ADU DOMBA ANTAR AGAMA, MARI KITA BERSATU UNTUK MENGUTUK KERAS DAN MENOLAK AKSI TERORISME DAN MENJAGA SOLIDITAS TOLERANSI DAN KERUKUNAN UMAT BERAGAMA DI SELURUH INDONESIA ; Dewan Direksi PT. ANUGERAH HOTDO CIJATA ANLI (AHCA GROUP) Mengucapkan : RASA BELASUNGKAWA DAN TURUT BERDUKA CITA SEDALAM-DALAMNYA TERHADAP PARA KORBAN SERANGAN TEROR BOM TERORIS DI TIGA GEREJA SURABAYA JAWA TIMUR MINGGU 13 MEI 2018, MENDUKUNG KEBEBASAN PELAKSANAAN IBADAH SEMUA AGAMA DAN KEPERCAYAAN DI INDONESIA, MENGAJAK SELURUH UMAT BERAGAMA UNTUK TETAP BERSATU DAN TIDAK TERPANCING UPAYA ADU DOMBA ANTAR AGAMA, MARI KITA BERSATU UNTUK MENGUTUK KERAS DAN MENOLAK AKSI TERORISME DAN MENJAGA SOLIDITAS TOLERANSI DAN KERUKUNAN UMAT BERAGAMA DI SELURUH INDONESIA ; Drs. Syamsudin Sidabutar Direktur Utama PTT Parna Tour and Travels Mengucapkan : RASA BELASUNGKAWA DAN TURUT BERDUKA CITA SEDALAM-DALAMNYA TERHADAP PARA KORBAN SERANGAN TEROR BOM TERORIS DI TIGA GEREJA SURABAYA JAWA TIMUR MINGGU 13 MEI 2018, MENDUKUNG KEBEBASAN PELAKSANAAN IBADAH SEMUA AGAMA DAN KEPERCAYAAN DI INDONESIA, MENGAJAK SELURUH UMAT BERAGAMA UNTUK TETAP BERSATU DAN TIDAK TERPANCING UPAYA ADU DOMBA ANTAR AGAMA, MARI KITA BERSATU UNTUK MENGUTUK KERAS DAN MENOLAK AKSI TERORISME DAN MENJAGA SOLIDITAS TOLERANSI DAN KERUKUNAN UMAT BERAGAMA DI SELURUH INDONESIA ; Salam Nusantara...

Mantan Kepala Staf TNI AU Penuhi Panggilan KPK Terkait Heli AW 101

User Rating: 2 / 5

Star ActiveStar ActiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

mantan-kepala-staf-tni-au-penuhi-panggilan-kpk-terkait-heli-aw-101Newstfi.com - Mantan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Purnawirawan Agus Supriatna memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia diperiksa

terkait dugaan korupsi pembelian helikopter Augusta Westland (AW) 101, Rabu (3/1).

Panggilan terhadap Agus diketahui bukan yang pertama. Sebelumnya yang bersangkutan sempat berhalangan hadir pada Senin akhir November 2017, karena alasan sedang menjalankan ibadah umrah di Tanah Suci.

Pertengahan Desember 2017, KPK kembali menjadwalkan pemanggilan terhadap yang bersangkutan, kendati kuasa hukum Agus, Pahrozi, mengatakan kliennya masih belum berada di Tanah Air, karena masih umrah.

Kasus dugaan korupsi pengadaan Heli AW-101, KPK bekerja sama POM TNI mengungkap kasus tersebut. POM TNI menetapan lima tersangka, yakni Marsma TNI FA, Letkol WW, Pelda S, Kolonel Kal FTS, dan Marsda SB.

Sementara itu, KPK telah menetapkan satu tersangka, yakni pemilik PT Diratama Jaya Mandiri, Irfan Kurnia Saleh.

Dalam proses lelang proyek tersebut, Irfan diduga mengikutsertakan dua perusahaan miliknya, PT Diratama Jaya Mandiri dan PT Karya Cipta Gemilang. Hal tersebut terjadi pada April 2016 lalu, sebagaimana dilansir dari liputan6..

Sebelum proses lelang, Irfan diduga sudah menandatangani kontrak dengan AW sebagai produsen helikopter dengan nilai kontrak US$ 39,3 juta atau sekitar Rp 514 miliar.
Saat PT Diratama Jaya Mandiri memenangkan proses lelang pada Juli 2016, Irfan menandatangani kontrak dengan TNI AU senilai Rp 738 miliar. (Team)

 

Kriminal

  • e-Pantai-Tegalwan
  • d-Pantai-Segara-Bali
  • a-Pantai-Bias-Tugel
  • ISTANA RAYA NUSANTARA
  • Sendang Biru
  • Cermin diri
  • Gapai Impian
  • Freedom
  • Perjuangan
  • Tanah-Lot
  • Sumber-Maros
  • Pulau-Sempu
  • Pantai-Tegalwan
  • Pantai-Sendigi
  • Pantai-Sipelot
  • Pantai-Mondangan
  • Pantai-Ngliyep
©2018 News TFI. All Rights Reserved.

Search